
NYCBJ.COM – Doom: The Dark Ages. Tidak seperti seri sebelumnya yang penuh teknologi futuristik dan dunia luar angkasa, kali ini Doom Slayer dilempar ke masa lalu — tepatnya ke zaman abad pertengahan yang gelap, brutal, dan penuh darah.
Namun, meskipun latar belakangnya berbeda, satu hal tetap sama: kekacauan dan kekerasan tanpa ampun. Game ini membawa nuansa baru dalam dunia FPS tanpa kehilangan identitas khas Doom.
Dunia Baru: Abad Pertengahan yang Kelam dan Brutal
Salah satu hal yang paling mencolok dari Doom: The Dark Ages adalah atmosfernya. Tidak lagi menghadapi iblis di Mars atau neraka modern, kamu kini bertarung di benteng tua, kastil runtuh, dan medan perang penuh tulang belulang.
Lebih jauh lagi, nuansa gothic dan elemen dark fantasy terasa kuat. Bahkan musuh yang kamu hadapi pun memiliki desain layaknya iblis klasik abad pertengahan, bukan lagi robot-iblis atau mutan bersenjata laser.
Senjata Kuno dengan Sentuhan Modern
Meskipun setting-nya kuno, Doom Slayer tetap tidak kehilangan sentuhannya. Justru kali ini, senjata-senjata seperti palu raksasa, kapak bermata dua, dan perisai berduri menjadi senjata utama.
Di sisi lain, beberapa teknologi tetap hadir—seperti armor Slayer yang masih terlihat modern. Namun, perpaduan ini memberikan warna baru yang membuat gameplay terasa unik namun tetap familiar.
Namun, perbedaannya kali ini adalah elemen taktik lebih terasa. Karena beberapa senjata kini memiliki cooldown atau sistem berat, kamu harus memilih dengan cermat kapan harus menyerang atau menghindar.
Tidak hanya itu, karena banyak musuh sekarang menggunakan senjata melee dan sihir, kamu pun harus lebih adaptif dalam menghadapi berbagai jenis serangan.
Kenapa Doom Layak Dimainkan?
Jika kamu masih ragu, berikut beberapa alasan kenapa game ini wajib kamu coba:
- Visual dan desain dunia yang memukau
- Perpaduan setting medieval dengan brutalitas Doom
- Cerita asal-usul Slayer yang akhirnya diungkap
- Gameplay cepat namun lebih strategis
- Musuh dengan desain dan AI yang lebih menantang
Dengan kata lain, game ini bukan hanya tentang menembak dan membantai. Tetapi juga tentang memahami, merespons, dan menguasai medan tempur yang baru dan lebih kompleks.
Kesimpulan: Game FPS Medieval Paling Gila Tahun Ini
Doom: The Dark Ages adalah bukti bahwa franchise Doom masih punya banyak peluru yang belum ditembakkan. Dengan membawa nuansa zaman kuno namun mempertahankan brutalitas khas Doom, game ini sukses menghadirkan sesuatu yang segar, berani, dan sangat memuaskan.